Yatmi Mau Masak Harus Nebeng Kerumah Saudaranya, Gas Hijau Sulit di Temukan Yatmi di Kota Bontang

Kosongnya gas elpiji di sejumlah pengecer akibat para agen di Bontang tidak mendapatkan pengiriman gas selama dua hari (28-29/6) dari SPBE Samarinda.

Yatmi Mau Masak Harus Nebeng Kerumah Saudaranya, Gas Hijau Sulit di Temukan Yatmi di Kota Bontang
Selama ini distribusi menyasar rumah tangga dan para pelaku usaha mikro, dan ada kemungkinan terjadi lonjakan pemakaian rumah tangga. “Bisa jadi karena yang dimasak kan daging, buras, atau ketupat.

balikpapantv.co.id, BONTANG- Yatmi seorang warga Kota Bontang curhat tentang susahnya mendapatkan Gas 3 Kg,kondisi itu membuat Yatmi putar otak untuk bisa memasak makanan.Akhirnya Yatmi pun terpaksa menumpang masak di rumah saudaranya dan hal ini membuat Yatmi tidak bisa berjualan. “Terakhir dapat (gas melon) sebelum Lebaran. Saya lihat tetangga waktu itu, kok sudah mulai susah cari gas. Waduh, berarti kemungkinan gas saya habis hari Jumat atau Sabtu. Dan benar saja,” katanya.

Sebelumnya Kabag Ekonomi dan SDA Pemkot Bontang Arif menjelaskan kosongnya gas elpiji di sejumlah pengecer akibat para agen di Bontang tidak mendapatkan pengiriman gas selama dua hari (28-29/6) dari SPBE Samarinda.

Administrator Elpiji Akawy Bontang Etti mengatakan sehari sebelum lebaran Idul Adha 1444 H pendistribusian gas elpiji terakhir kali dilakukan, yang jumlahnya sekira 1.680 tabung. Merupakan jumlah yang normal. Sebab, memang tidak ada tambahan stok gas elpiji jelang Lebaran kemarin.

Namun Etti menjelaskan pengiriman itu dihentikan sementara hanya pada saat lebaran Idul Adha 1444 dan pada hari Minggu. “Kalau dari kami (pangkalan) distribusi masih sama seperti biasa. Pengiriman juga dilakukan setiap hari. Jumat kemarin juga masih ada pengiriman,” jelasnya, Minggu (2/7).

Etti pun menambahkan selama ini distribusi menyasar rumah tangga dan para pelaku usaha mikro, dan ada kemungkinan terjadi lonjakan pemakaian rumah tangga. “Bisa jadi karena yang dimasak kan daging, buras, atau ketupat. Membutuhkan waktu lama. Jadi pemakaian gas juga lebih banyak dari biasanya,”tambahnya.

Pihaknya menjelaskan distribusi gas melon bisa sampai ke masyarakat dengan normal pada Senin. “Insyaallah besok sudah normal lagi karena hari ini kan memang libur,” tandasnya.