The Power Of Emak-Emak, KPU Balikpapan Mengerahkan Tim Emak-Emak untuk Lipat 2,5 Juta Surat Suara

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha, mengungkapkan bahwa sebanyak 150 pekerja yang didominasi oleh ibu rumah tangga telah dilibatkan dalam tugas penting ini, yaitu melipat 2,5 juta kertas suara.

The Power Of Emak-Emak, KPU Balikpapan Mengerahkan Tim Emak-Emak untuk Lipat 2,5 Juta Surat Suara
Para petugas yang bekerja untuk melipat kertas suara diharapkan dapat menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik. Sebagai ganti upaya mereka, akan dibayarkan antara Rp 300 hingga Rp 320 per lembar kertas suara.

balikpapantv.co.id,BALIKPAPAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan telah memulai proses penyortiran dan pelipatan kertas surat suara di Gudang KPU, Jalan Alam Baru Somber, Balikpapan Utara pada hari Minggu (7/1). Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha, mengungkapkan bahwa sebanyak 150 pekerja yang didominasi oleh ibu rumah tangga telah dilibatkan dalam tugas penting ini, yaitu melipat 2,5 juta kertas suara.

"Insyaallah nanti dalam waktu 7 sampai 10 hari kita targetkan selesai (pelipatan)," kata Noor Thoha.

Menurut Noor Thoha, ada lima jenis kertas suara yang harus dilipat oleh para petugas, yaitu surat suara untuk DPRD Kota Balikpapan, DPRD Provinsi Kaltim, DPR RI, DPD, dan calon presiden dan calon wakil presiden. Agar kertas suara tidak salah cetak atau rusak, petugas yang bertanggung jawab untuk melipat surat suara diminta melakukan pemeriksaan dengan seksama.

Para petugas yang bekerja untuk melipat kertas suara diharapkan dapat menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik. Sebagai ganti upaya mereka, akan dibayarkan antara Rp 300 hingga Rp 320 per lembar kertas suara.

 "Jadi nanti variasi, karena surat suara capres dengan surat suara Legislatif ini kan beda, lembaran nya beda. Lebih lebar legislatif," imbuhnya. 

Noor Thoha sangat menekankan kepada para petugas pelipat surat suara agar tidak memiliki afiliasi dengan partai politik guna mencegah terjadinya kecurangan pada saat proses pelipatan surat suara di Gudang KPU Balikpapan.

Selain itu, para petugas lipat yang memasuki Gudang KPU juga dilarang membawa tas, minuman, atau makanan saat melakukan proses pelipatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keamanan dari surat suara, serta menghindari terjadinya kesalahan atau kecurangan selama proses pelipatan.

"Karena betapa bahayanya kalau ternyata mereka (petugas pelipat) berafiliasi ke parpol. Begitu lihat surat suara dukungannya, nanti malah bisa main kuku, main apa dicoblosin kan jadi masalah," kata dia. 

Noor Thoha telah memastikan bahwa proses pelipatan surat suara berjalan lancar dengan menempatkan 30 petugas dari internal KPU Balikpapan, termasuk komisioner dan staf, untuk melakukan pengawasan terhadap para petugas pelipat kertas suara. Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kecurangan pada saat proses pelipatan surat suara di Gudang KPU Balikpapan. Seluruh petugas pelipat juga diinstruksikan untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan dilakukan dengan bersikap netral.

"Ada sekitar 30 petugas yang kami turunkan, kami sudah bagi skema nya, setiap orang ada pengawasannya," ujar dia.