Soal Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud, Komandan Kodim Boyolali Katakan Itu Spontan, Andika Perkasa Pun Heran

Jenderal (purn) Andika Perkasa menyoroti pernyataan tersebut, khususnya mengenai salah satu potensi kelemahan yaitu penyataan bahwa kesalahpahaman antara dua pihak merupakan salah satu penyebab kejadian tersebut.

Soal Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud, Komandan Kodim Boyolali Katakan Itu Spontan, Andika Perkasa Pun Heran
Sumber : Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahud Jenderal (Purn) Andika Perkasa (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

balikpapantv.co.id- Dalam Media Center TPN Ganjar-Mahfud yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (1/1), Jenderal (purn) Andika Perkasa selaku Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional mengemukakan pandangannya terkait dengan pernyataan dari Letkol Inf Wiweko Wulang Wiwoho, yakni Komandan Kodim (Dandim) Boyolali, mengenai kronologi penganiayaan relawan Ganjar-Mahfud beberapa waktu lalu. Dalam pernyataannya, Dandim Boyolali menyebutkan bahwa kejadian yang terjadi di depan markas Yonif 408/Suhbrastha berlangsung secara spontan karena adanya kesalahpahaman yang terjadi di antara kedua belah pihak.

Jenderal (purn) Andika Perkasa menyoroti pernyataan tersebut, khususnya mengenai salah satu potensi kelemahan yaitu penyataan bahwa kesalahpahaman antara dua pihak merupakan salah satu penyebab kejadian tersebut.

Jenderal (Purn) Andika Perkasa juga menambahkan bahwa calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, telah meninjau dan langsung mendengarkan kronologi dari dua korban penganiayaan. Ia menegaskan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, tindakan yang terjadi di sana merupakan bentuk tindak kekerasan yang murni.

"Inilah yang kemudian direspons oleh Mas Ganjar di video tadi, yang juga seingat saya direspons oleh ketua DPC PDIP Boyolali. Disitu jelas kalau dari videonya tidak ada proses kesalahpahaman. Yang ada adalah langsung penyerangan. Atau tindak pidana penganiayaan," tegas Andika. "Kemudian dari keterangan saksi pun yang kemudian diucapkan ulang oleh mas Ganjar, dan diucapkan ulang oleh ketua DPC PDIP Boyolali juga nyatakan hal yang sama," sambungnya.

Walau begitu, Jenderal Andika Perkasa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap gerak cepat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terkait peristiwa pengeroyokan tersebut. Ia menyatakan rasa terima kasih atas tindak cepat yang dilakukan oleh KSAD dalam menjalankan proses pemeriksaan terhadap terduga tersangka di detasemen polisi militer.