Satu Dugong Ditemukan Mati Di Wilayah Pantai Jepu-jepu

Bangkai dugong itu penuh dengan luka goresan dan terdapat satu luka gores yang besar dan menganga.

Satu Dugong Ditemukan Mati Di Wilayah Pantai Jepu-jepu
Dugong tersebut mati akibat terganggu ekosistem lingkungannya.(Photo by Ali B. Musa)

balikpapantv.co.id , SANGATTA - Satu dugong atau duyung ditemukan mati di wilayah pantai jepu-jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim),Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim),pada Sabtu (03/06).

Menurut salah satu warga yang menemukan bangkai binatang dugong tersebut, Ali B. Musa (29) yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, mengatakan awalnya dirinya diberitahu oleh salah satu warga sekitar ada lumba-lumba terdampar dan mati.

Kemudian Ali pun mencoba mendatangi lokasi dimana bangkai dugong yang terdampar dipantai.

“Saya mendapat informasi dari warga yang mengira itu adalah lumba-lumba, saya pun kesana dan saya pun mengira itu lumba-lumba namun memiliki bentuk wajah yang aneh, saya coba cari di google, barulah saya tau itu dugong atau duyung,” katanya.

Ia mengatakan bahwa bangkai dugong itu penuh dengan luka goresan dan terdapat satu luka gores yang besar dan menganga.

Dirinya pun mengatakan bahwa warga sudah memiliki kelainan bangkai dugong tersebut di daerah pesisir pantai.

Warga mengevakuasi bangkai dugong ke pesisir pantai jepu-jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur

Warga mengevakuasi bangkai dugong ke pesisir pantai jepu-jepu, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur.

Ditambahkan oleh Ali kemungkinan dugong tersebut mati akibat terganggu ekosistem lingkungannya..

“Kemungkinan ini mati karena ekosistemnya terganggu, ya ini pesan dari alam supaya kita menjaga lingkungan tempat hidup satwa,” imbuhnya.

6 Fakta Tentang Dugong

1.Spesies Mamalia Herbivora Laut

Dugong yang sering dijuluki sapinya laut merupakan satu-satunya herbivora mamalia atau pemakan tumbuhan di laut.

2.Memiliki Umur Hampir 70 Tahun

Dugong memiliki rentang umur yang cukup panjang yang dapat hidup hingga umur 70 tahun.

3.Hanya Hidup di Perairan Asin

Tidak seperti kerabatnya spesies manatee mereka sering ditemukan di air tawar dan air asing, dugong hanya hidup di air asin.

4.Mempunyai Pendengaran Yang Hebat

Dugong memiliki kemampuan pendengaran yang baik dan sangat luar biasa,namun memiliki penghilatan yang buruk.

5.Bisa Berdiri Dengan Ekornya

Meskipun dugong hidup di laut,mereka masih perlu kembali ke permukaan secara teratur untuk bernapas dan berdiri menggunakan ekornya.

6.Hewan Yang Rentan Punah 

Dugong dewasa tidak memiliki musuh alami,namun bayi duyung sering menjadi mangsa mangsa paus orca atau paus pembunuh,buaya dan hiu.Namun karena aktivitas manusia dalam eksploitasi laut secara berlebihan dan aktivitas manusia yang berakibat rentannya ekosistem laut,sekarang dugong yang menjadi inspirasi caritas putri duyung terancam dalam kepunahan.