Polda Kaltim Berhasil Ungkap Satu Kasus Pengancaman Capres,Suhu Politik Kaltim Masih Aman Terkendali…Alhamdulillah…

Tim Siber Ditkrimsus berhasil mengungkap dugaan pelaku pengancaman terhadap calon presiden. Tersangka yang terancam hukuman penjara di bawah 4 tahun dan diharuskan melapor setiap minggunya dan dijerat dengan Pasal 45B Juncto 29 UU Nomor 1/2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Polda Kaltim Berhasil Ungkap Satu Kasus Pengancaman Capres,Suhu Politik Kaltim Masih Aman Terkendali…Alhamdulillah…
Polda Kaltim untuk menjaga netralitas dan mewujudkan rangkaian pemilu damai baik di Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) maupun pada jelang Pilpres 2024

balikpapantv.co.id- Tim Siber Ditkrimsus Polda Kaltim berhasil mengungkap dugaan pelaku pengancaman terhadap salah satu calon presiden. Meski demikian, kasus ini tidak memengaruhi situasi politik saat ini. Pelaku diketahui menyalin komentar, menambahkan kata "mohon izin pak", lalu mengancam melalui akun Instagram milik pasangan calon tersebut.

Tersangka yang mengancam risiko hukuman di bawah 4 tahun penjara, diwajibkan untuk melapor setiap minggunya. Pelaku dijerat dengan Pasal 45B Juncto 29 UU Nomor 1/2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang mengancam hukuman empat tahun penjara jika terbukti bersalah.

“Penanganan kasus ini juga merupakan upaya Polda Kaltim untuk menjaga netralitas dan mewujudkan rangkaian pemilu damai baik di Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) maupun pada jelang Pilpres 2024,” sebutnya.

Menurut Yusuf, pihaknya telah mendapatkan arahan langsung dari Kapolri agar tetap netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon. Dia juga memberikan instruksi kepada anggota Polri yang memiliki keluarga terlibat dalam politik, untuk tetap fokus pada tugas mereka dan tidak terlibat dalam membantu atau menyuarakan aspirasi pada Pemilu 2024.

”Dengan langkah-langkah tersebut, kami berkomitmen untuk menjaga agar pemilu berjalan kondusif, aman, dan damai, khususnya di wilayah hukum Polda Kaltim,” tandas Yusuf.