Pj Gubernur Kaltim Minta Warga Balikpapan Jangan Panik,Stok Beras di Balikpapan Masih Aman Hingga Lebaran

Akmal Malik menjamin ketersediaan beras di Kota Balikpapan hingga lebaran nanti dan meminta warga untuk tidak panik serta percaya pada informasi resmi dari pihak berwenang.  Stok beras masih cukup untuk empat bulan ke depan dan operasi pasar murah akan digelar untuk pasar tradisional. Selain itu, pihak terkait juga berupaya memastikan ketersediaan LPG 3 kg di Kota Balikpapan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pj Gubernur Kaltim Minta Warga Balikpapan Jangan Panik,Stok Beras di Balikpapan Masih Aman Hingga Lebaran

balikpapantv.co.id,BALIKPAPAN- Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik menjamin ketersediaan beras di Kota Balikpapan hingga lebaran nanti dan meminta warga untuk tidak panik serta percaya pada informasi resmi dari pihak berwenang. 

Akmal Malik menyampaikan hal ini saat meninjau gudang Bulog Kaltimra pada Senin (26/2/2024). Ia mengatakan bahwa stok beras di gudang tersebut mencapai 140.000 ton dan kebutuhan beras di Kaltim per bulan hanya sekitar 350.000 ton. Oleh karena itu, stok beras masih cukup untuk empat bulan ke depan sehingga tidak perlu khawatir atau panik.

Akmal meminta pedagang tidak menaikkan harga beras dengan sembarangan dan menyatakan bahwa harga eceran tertinggi (HET) beras Bulog seharusnya Rp10.500 per kilogram, namun harga jual pedagang mencapai Rp11.500 per kilogram. 

Haemusri Umar, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, mengakui ada keluhan warga terkait naiknya harga beras di pasar tradisional. Hal ini dipicu oleh penurunan stok beras medium dan premium di pasar. 

Meskipun beras medium dari data nasional seharusnya memiliki harga Rp13.000 per kilogram dan premium Rp17.500 per kilogram, Haemusri menyatakan bahwa harga beras di Kota Balikpapan masih normal dengan angka tersebut. 

Namun, ia mengakui bahwa penyediaan beras di pasar tradisional sedang berkurang dan sudah berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang bulan Ramadan.

Haemusri Umar mengatakan bahwa terdapat stok beras impor sebanyak 3.300 ton di Balikpapan dan 11.600 ton di Kaltim dan Kaltara, yang merupakan beras bantuan impor dari Thailand. Operasi pasar murah akan digelar di seluruh kecamatan di Kota Balikpapan, untuk seluruh komoditas pangan, termasuk beras. Selain beras, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg di Kota Balikpapan, yang menjadi salah satu komoditas pangan penting bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa pasokan LPG sedang diupayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.