PAN Belum Ada Capres PDIP Yakin Ganjar Menang di Kaltim

Ganjar Pranowo yang digadang menjadi penerus Presiden Jokowi tersebut, akan menang di Kaltim nantinya.

PAN Belum Ada Capres PDIP Yakin Ganjar Menang di Kaltim
Ketua DPW PAN Kaltim Sigit Wibowo,

balikpapantv.co.id ,SAMARINDA- DPW Partai Amanat Nasional (PAN) menyebut alasan pengurus pusat belum juga umumkan nama calon presiden (Capres) yang akan diusung permohonan 2024 nanti.

Namun himbauan menyebut telah ada tiga nama Capres 2024 yang sudah diusung dan muncul di permukaan, ada Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Meski begitu, PAN Kaltim rupanya telah menyerahkan 10 nama rekomendasi ke DPP dan telah mengikuti usulannya dalam Rakernas PAN di Semarang, Februari 2023 lalu. 

“Kalau untuk Kaltim, kita sudah menyerahkan 10 nama ke DPP, dan kemudian diterima dalam Rakernas,” sebut Ketua DPW PAN Kaltim, Sigit Wibowo, kepada awak media, Minggu (21/5) kemarin. 

Adapun diantara 10 nama diantaranya, Ganjar Pranowo, Khofifah Parawansa, Ridwan Kamil, dan beberapa menteri kabinet Presiden Joko Widodo.

Sigit mengungkap, tahapan pihaknya, kini akan berkomunikasi kepada para bakal calon (bacalon), yang dilakukan oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. 

Diakuinya, memang mengerucut pada 3 nama terkini yang sering dibicarakan. "Saya kebetulan sudah dipanggil (ke DPP PAN) masing-masing daerah dipanggil, kira-kira siapa bacalon yang pantas. Ada Anies, Prabowo yang sudah mendeklarasi, kemudian Ganjar Pranowo," bebernya. 

DPP PAN sendiri diakui Sigit masih melakukan komunikasi ke seluruh Bacapres yang ada. Tetapi, sinyal siapa yang akan diusung oleh PAN dan bakal dikomunikasikan ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sebetulnya telah nampak.

Sigit menyatakan, titik berat Zulhas memilih Capres telah terlihat dari tokoh yang diundang pada Rakernas di Semarang.

"Nah PAN sudah membangun komunikasi, ketika Rakornas memang mengundang Ganjar Pranowo-Erick Tohir, artinya ada sinyal," sebutnya.

Ditegaskannya, meski sudah ada arah memilih ke Ganjar Pranowo, pihaknya di DPP tetap melakukan komunikasi politik. "Ketum terus membangun komunikasi, lalu akan mengundang lagi DPW se-Indonesia untuk memutuskan (siapa yang dipilih)," ungkapnya. 

Sementara itu, salah satu partai yang sudah mengusung Presidennya ialah PDIP. Dimana nama Ganjar Pranowo menjadi kandidat yang ditunjuk oleh partai moncong putih ini. 

Saat disinggung soal dominasi Prabowo Subianto di Bumi Etam saat Pilpres lalu, hal ini disebut DPD PDIP Kaltim keliru. Kemudian mengingatkan kembali, pada Pilpres tahun 2019 Joko Widodo yang berhasil meraup suara terbanyak dan menjadi pemenang di Kaltim.

Ketua DPD PDIP Kaltim Irjen Pol (purn) Safaruddin, menyebut saat itu Prabowo tidak menang di Kaltim. Sebab dirinya mengklaim ada dalam pemenangan Jokowi pada Pilpres 2019 lalu.

Bahkan dirinya yakin, Ganjar Pranowo yang digadang menjadi penerus Presiden Jokowi tersebut, akan menang di Kaltim nantinya. "Sebelumnya Pak Jokowi menang kok disini, jangan salah datanya. Saya ketua tim pemenangannya dan menang di Kaltim," tegasnya. 

Safaruddin optimis, Pilpres 2024 mendatang PDIP yang mengusung Ganjar akan menang dan kembali menjadi partai penguasa. Bahkan, dia memprediksi perolehan suara Ganjar bisa melebihi Jokowi pada 2019 silam.

"Nah Pak Ganjar, sekarang ini mudah-mudahan juga akan menang, dan saya yakin akan menang di Kaltim, dengan perolehannya mungkin lebih besar dari Pak Jokowi," ucapnya.

Alasannya, pencapresan PDIP yang mantap mengusung Ganjar disambut positif banyak kalangan. Baru diputuskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi capres, tim relawan muncul dari berbagai lapisan masyarakat secara spontan, ini dilihat Safaruddin menjadi langkah awal menuju kemenangan.

PDIP pun disebutnya hingga kini, belum menetapkan Cawapres. Namun dirinya mengatakan bahwa publik diminta menunggu terkait siapa sosok yang akan mendampingi Ganjar di Pilpres 2024 nanti.

"Kita nanti tunggu saja Pak Ganjar bersama siapa (berpasangan atau Cawapres), lalu ditunjuk tim pemenangannya disini," pungkasnya.