Musrembang Balikpapan Barat,Usulan 79 Proyek Fisik Masuk di Tahun 2025

Musrenbang tahun 2025 Balikpapan Barat (Balbar) sukses digelar di Hotel Blue Sky Balikpapan pada Kamis (1/2/2024). Terdapat 79 usulan dari enam kelurahan yang menjadi sorotan utama dan akan menjadi program prioritas pembangunan di tahun 2025, mayoritas usulan terkait infrastruktur fisik seperti jalan dan drainase. Namun, aspek nonfisik seperti pemanfaatan Posyandu, peningkatan SDM, dan kemampuan masyarakat juga mendapat perhatian.

Musrembang Balikpapan Barat,Usulan 79 Proyek Fisik Masuk di Tahun 2025
Terdapat 79 usulan dari enam kelurahan yang menjadi sorotan utama dan akan menjadi program prioritas pembangunan selama tahun 2025. 

balikpapantv.co.id,BALIKPAPAN-Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025 telah sukses diselenggarakan oleh Kecamatan Balikpapan Barat (Balbar) di Hotel Blue Sky Balikpapan pada Kamis (1/2/2024). Dengan tema "Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan yang Kreatif", terdapat 79 usulan dari enam kelurahan yang menjadi sorotan utama dan akan menjadi program prioritas pembangunan selama tahun 2025. 

Mayoritas usulan terkait peningkatan infrastruktur fisik seperti jalan dan drainase, meskipun aspek nonfisik seperti pemanfaatan Posyandu, peningkatan SDM melalui pelatihan, dan peningkatan kemampuan masyarakat di berbagai bidang juga mendapat perhatian. Rencana pembangunan di Balikpapan Barat mencakup beragam proyek, termasuk pembangunan RS representatif di kawasan Baru Ulu dan pembangunan SMK Negeri 7 di Jalan Baru.

“Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi non fisik juga tetap ada yang kami usulkan, seperti pemanfaatan Posyandu, peningkatan SDM melalui pelatihan, dan peningkatan kemampuan masyarakat,” ujarnya. 

Erwin menekankan pentingnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan perwakilan RT untuk mengawal keberlanjutan program-program prioritas dalam Musrenbang tahun 2025. Namun, ia juga memahami bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan sesuai anggaran yang dimiliki Pemerintah Kota Balikpapan. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PU, Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Anggota DPRD Kota Balikpapan Taufik Qul Rahman, serta LPM dan Ketua RT dari enam kelurahan Balikpapan Barat.

Taufik Qul Rahman menekankan pentingnya peran penegak hukum di lingkungan kelurahan dan kecamatan. Ia mendukung peningkatan dukungan operasional bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

“Saat ini kan DO (Dana Operasional, Red) para ketua RT sudah meningkat. Nah jangan lupakan dukungan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Seingat saya, dulu dukungan operasional nilainya Rp1,3 juta.

Taufik Qul Rahman menyoroti penurunan nilai dukungan operasional bagi para penegak hukum, yang saat ini hanya sekitar Rp600 ribu, padahal ekonomi sudah membaik dan keadaan sudah bukan masa pandemi. Ia menekankan pentingnya perhatian bagi para penegak hukum yang telah membantu pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk mendapat anggaran dana operasional yang memadai. Selain itu, ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan-usulan yang diajukan dalam Musrenbang Kecamatan Balbar.