Multifinance Kaltim Meningkat dengan Penyaluran Pembiayaan Dominasi Sektor Pertambangan

Multifinance di Kaltim melaporkan penyaluran piutang sebesar Rp24,71 triliun pada November 2023, dengan sektor pertambangan dan penggalian mendominasi penyaluran pembiayaan mencapai Rp9,62 triliun atau 38,93 persen dari total. Pembiayaan terbesar diberikan oleh daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, dan Kota Balikpapan. Kinerja leasing atau multifinance meningkat seiring peningkatan kebutuhan kendaraan dan alat berat, dikarenakan ekonomi Kaltim berjalan lebih baik, yang didominasi oleh bisnis pertambangan.

Multifinance Kaltim Meningkat dengan Penyaluran Pembiayaan Dominasi Sektor Pertambangan
Made Yoga Sudharma, Kepala OJK Kaltim, menyatakan bahwa selain perbankan, perusahaan pembiayaan (leasing/multifinance) juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

balikpapantv.co.id- Pada bulan November 2023, multifinance atau Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Kaltim melaporkan kinerja yang meningkat, dengan penyaluran piutang senilai Rp 24,71 triliun atau naik 28,90 persen secara tahunan (yoy). Perusahaan pembiayaan tersebut masih didominasi oleh sektor pertambangan, yang merupakan hasil dari pertumbuhan ekonomi Kaltim yang didominasi oleh bisnis pertambangan. Made Yoga Sudharma, Kepala OJK Kaltim, menyatakan bahwa selain perbankan, perusahaan pembiayaan (leasing/multifinance) juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

“Kinerja multifinance di Kaltim mengalami pertumbuhan positif. Hal ini menandakan dunia usaha di Benua Etam berjalan dengan baik. Saat ini ekonomi sudah berjalan lebih baik, sehingga kembali pada peningkatan kebutuhan masyarakat. Seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan, alat berat, dan lainnya, kinerja leasing atau multifinance juga meningkat,” ujarnya, Kamis (8/2).

Penyaluran pembiayaan terbesar di Kaltim sebesar Rp24,71 triliun didominasi oleh sektor pertambangan dan penggalian yang mencapai Rp9,62 triliun atau 38,93 persen dari total penyaluran. Sementara itu, daerah yang menyalurkan pembiayaan terbesar adalah Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp5,55 triliun, diikuti oleh Kota Samarinda dan Kota Balikpapan masing-masing sebesar Rp5,34 triliun dan Rp4,94 triliun. Dominasi sektor pertambangan pada penyaluran pembiayaan sejalan dengan pengaruhnya pada perekonomian Kaltim.

“Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan penyaluran terbesar tentunya karena pertambangan di Kaltim kebanyakan berada di kabupaten tersebut,” pungkasnya.