Mulai 1 Maret Buat SKCK Wajib Ada BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menjadi syarat untuk mendapatkan SKCK di beberapa daerah mulai dari 1 Maret 2024. Penambahan kepesertaan BPJS Kesehatan akan diuji coba dan dievaluasi di enam Polda sebelum diberlakukan secara nasional. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2022. Namun bagi yang tidak aktif karena tunggakan, mereka dapat mendaftar di Program REHAB melalui aplikasi Mobile JKN atau Care Center 165 untuk membayar tunggakan secara bertahap.

Mulai 1 Maret Buat SKCK Wajib Ada BPJS Kesehatan

balikpapantv.co.id- Pada 1 Maret 2024 ke depan, BPJS Kesehatan akan menjadi salah satu syarat yang dibutuhkan untuk mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di beberapa daerah. Sebelum diberlakukan secara nasional, penambahan kepersertaan BPJS Kesehatan akan diuji coba dan dievaluasi di enam Polda, yaitu Polda Kepulauan Riau, Polda Jawa Tengah, Polda Kalimantan Timur, Polda Bali, dan Polda Papua Barat. Dalam pengumuman resmi di akun Instagram BPJS Kesehatan RI pada Selasa (27/2), disebutkan bahwa implementasi kepesertaan JKN sebagai salah satu syarat penerbitan SKCK akan diuji coba mulai 1 Maret 2024.

Daftar tempat uji coba BPJS Kesehatan menjadi syarat untuk membuat SKCK adalah sebagai berikut:

  1. Polda Kepulauan Riau

- Polresta Barelang

- Polsek Batu Aji

 

  1. Polda Jawa Tengah

- Polrestabes Semarang

- Polsek Pedurungan

 

  1. Polda Kalimantan Timur

- Polresta Balikpapan

- Polsek Balikpapan Selatan

 

  1. Polda Sulawesi Selatan

- Polrestabes Makassar

- Polsek Rappocini

 

  1. Polda Bali

- Polresta Denpasar

- Polsek Denpasar Selatan

 

  1. Polda Papua Barat

- Polres Kabupaten Sorong

- Polsek Aimas

SKCK adalah bukti kelakuan seseorang dengan masa berlaku 6 bulan. BPJS Kesehatan menjadi persyaratan untuk membuat SKCK sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN, di mana 30 kementerian dan lembaga termasuk Polri mendukung Program JKN dan memastikan kepesertaan aktif bagi masyarakat. Pemohon SKCK yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS dapat mendaftar bersamaan dengan permintaan SKCK, tetapi pemohon yang keanggotaannya tidak aktif karena tunggakan harus memperbarui status keanggotaannya.

Untuk mengaktifkan keanggotaan JKN, pemohon SKCK dapat membayar tunggakan iuran melalui kanal pembayaran yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Jika tidak mampu membayar, pemohon dapat mendaftar di Program REHAB melalui aplikasi Mobile JKN atau Care Center 165. Program REHAB dirancang untuk memberi kemudahan bagi peserta PBPU/Mandiri yang memiliki tunggakan iuran dan ingin membayarnya secara bertahap.