Mondar-Mandir Kaya Orang Bingung,Eh Ternyata Jambret Kalung Emas Nenek Susan,Takut Keciduk Ya Udah Si Pelaku Lari, Pas Lari Dipukul Warga (Pake Baju), Ya Udah Woles Tuh Jambret Lari.

kalung emas susan seberat 5 gram “berpindah tangan”. Aksi jambret itupun terekam dalam CCTV dari rumah salah satu warga.

Mondar-Mandir Kaya Orang Bingung,Eh Ternyata Jambret Kalung Emas Nenek Susan,Takut Keciduk Ya Udah Si Pelaku Lari, Pas Lari Dipukul Warga (Pake Baju), Ya Udah Woles Tuh Jambret Lari.
Tangkapan layar aksi jambret di Gang Jambu, RT 6, Kelurahan Telagasari, Balikpapan Kota, 13 Agustus 2023 siang.( Foto Prokal)

balikpapantv.co.id, BALIKPAPAN- Susan seorang wanita yang sudah uzur (69) tidak pernah menyangka hari Minggu (13/8) menjadi hari nahasnya, karena dirinya menjadi korban dari aksi penjambretan. Akibat aksi penjambretan tersebut, kalung emas susan seberat 5 gram “berpindah tangan”. Aksi jambret itupun terekam dalam CCTV dari rumah salah satu warga.

Dalam rekaman CCTV itu, sang penjambret pada awalnya mendekati Susan yang saati tu berjalan kaki menuju rumahnya yang beralamat di Gang Jambu, RT 6, Kelurahan Telagasari, Balikpapan Kota. Pada rekaman CCTV itu sang jambret menggunakan helm berwarna hitam, menutupi wajahnya dan jaket berwarna merah muda buram dan celana jeans levis.

Dengan kecepatan gerakan tangannya, jambret pun langsung merampas kalung yang dikenakan oleh Susan, tidak hanya tangan yang cepat dalam melakukan aksinya, namun kaki si jambret pun juga memiliki kecepatan setelah melakukan aksinya dengan mengambil jurus langkah seribu.

Susah yang menjadi korban jambret pun sempat menjerit minta tolong, namun si jambret pun lolos sebelum keciduk warga dengan mengendarai motor yang diparkir di dekat tempatnya beraksi.

 “Waktu itu saya baru saja selesai belanja di dekat rumah,” kata Susan.

Susan pun menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. Saat itu dirinya sedang berjalan pulang ke rumahnya, dirinya pun melihat sang pelaku mondar-mandir.

“Saya lalu tanya nyari siapa?” ungkap Susan.

Pelaku pun menyebut satu nama yang mana Susan lupa akan nama yang disebut oleh sang pelaku jambret. Susan pun mengatakan tidak ada nama yang seperti disebutkan oleh sang pelaku jambret, kemudian tiba-tiba si pelaku pun menarik paksa kalung yang dikenakan Susan yang membuat Susan kaget yang membuat Susan berteriak maling.

Banyak warga yang tidak mendengar teriakan Susan dikarenakan warga sedang sibuk akan persiapan acara perayaan HUT RI 17 Agustus.

Salah satu warga sempat mendapati sang pelaku jambret dan memukulnya dengan pakaian yang akan dijemur.

“Iya ada tetangga yang mencoba mengejar dan memukul dengan kain karena dia lagi jemur baju. Tapi pelaku tetap kabur dengan motornya” ungkap Susan.

Susan pun mengaku mengikhlaskan emas yang raib di ambil jambret, dirinya tidak berkeinginan melaporkan kejadian nahas itu ke pihak kepolisian. Susan pun tidak mengetaui dari nomor kendaraan yang digunakan oleh pelaku jambret.

“Saya hanya ingat motornya warna hitam. Nomor polisinya saya tidak ingat. Saat kejadian mesin motor memang dalam keadaan hidup,” jelas Susan.

Haryono yang menjadi Ketua RT 6, mengaku kejadian ini baru pertama kali terjadi di lingkungan RT yang dipimpinnya.

“Kalau jambret baru pertama kali. Kalau maling beberapa kali,” kata Haryono.

Waktu kejadian penjambretan itu,sang Ketua RT 6, Haryono tidak jauh dari lokasi kejadian, namun dirinya tidak mendengar teriakan Susan karena sedang melakukan tes sound system untuk persiapan acara 17 Agustusan.

“Memang ada ngetes sound system jadinya kami tidak ada yang mendengar teriakan ibu Susan,” ungkap dia.

Untuk menjaga keamanan di lingkungan RT nya, Haryono pun selaku Ketua RT 6 akan memasang CCTV. “Nanti rencana kami pasang cctv tambahan,” ujar dia.