Momika Kembali Berulah Membakar Al Qur’an,Kali Ini Dilakukan di Depan Gedung Parlemen Swedia. Benarkah Kawasan Skandinavia Anti Islam Yang Dibalut Demokrasi?

Sebelum menginjak dan membakar Al Qur’an, Momika berteriak slogan yang bernada anti Islam.

Momika Kembali Berulah Membakar Al Qur’an,Kali Ini Dilakukan di Depan Gedung Parlemen Swedia.  Benarkah Kawasan Skandinavia Anti Islam Yang Dibalut Demokrasi?
Sudah dua kali Momika melakukan aksi penistaan pembakaran Al Qur’an in

Balikpapantv.co.idPenistaan agama kembali terjadi di salah satu Negara Skandinavia yaitu Swedia. Penistaan agama itu berupa pembakaran kitab suci Al Qur’an yang terjadi di ibu kota Swedia,Stockholm pada hari Senin (14/8) waktu setempat,dikutip dari jawapos.com (15/8).

Pembakaran kitab suci Al Qur’an itu dilakukan oleh seorang pengungsi dari Irak yaitu Salwan Momika yang dibantu oleh Salwan Najem yang juga berasal dari Negara yang sama dengan Momika. Kejadian ini berlangsung di depan gedung parlemen Swedia di Ibu kota Stockholm.

Sebelum menginjak dan membakar Al Qur’an, Momika berteriak slogan yang bernada anti Islam. Aksi yang dilakukan oleh Momika dan Najem mendapat tanggapan dari beberapa kelompok pegiat di Swedia yang menyerukan mereka untuk tidak melakukan aksi yang bersifat provokasi tersebut.

Polisi Swedia yang terkesan melindungi pelaku penistaan agama Islam pun menangkap salah satu aktivis pegiat yang mencoba menghentikan aksi kedua pengungsi dari Irak tersebut.

Sudah dua kali Momika melakukan aksi penistaan pembakaran Al Qur’an ini,dimana sebelumnya pada tanggal 28 Juni 2023 bertepatan dengan Idul Adha, dirinya dengan dikawal pihak kepolisian Swedia telah melakukan aksi pembakaran Al Qur’an di depan Masjid Stockholm.

Sudah beberapa bulan terjadi aksi Islamofobia di Negara-negara Eropa termasuk di wilayah Skandinavia ,Eropa Utara  yang dilakukan oleh kelompok anti Islam.