Markas Spionase Israel DI Kirbil Irak Di Serang Garda Revolusi Republik Islam Iran

Pada 3 Desember 2023, serangan serupa juga pernah terjadi dengan menggunakan drone yang dikenal sebagai 'Kamikaze' dan menargetkan basis militer Amerika. Kelompok syiah yang menyebut diri mereka sebagai Islamic Front for Iraqi Resistance mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Markas Spionase Israel DI Kirbil Irak Di Serang Garda Revolusi Republik Islam Iran
Serangan roket sering kali menargetkan kehadiran Amerika di Baghdad termasuk Kedutaan Besar Amerika serta konvoi yang mengangkut material untuk koalisi pimpinan Amerika Serikat.

balikpapantv.co.id- Pada Selasa (16/1), Garda Revolusi mengumumkan bahwa Iran telah menyerang basis spionase dan pertemuan kelompok teroris anti-Iran di wilayah Irbil, Irak. Akibat serangan tersebut, lalu lintas udara di Bandara Irbil sempat dihentikan sementara setelah ledakan besar terdengar di kota tersebut.

Menurut laporan dari Tass.com, lokasi pangkalan militer Amerika Serikat terletak di bagian utara kota Irbil, Irak, yang berjarak sekitar 425 km dari Baghdad dan sangat dekat dengan Bandara Irbil yang terletak di kota yang sama.

Pada 3 Desember 2023, serangan serupa juga pernah terjadi dengan menggunakan drone yang dikenal sebagai 'Kamikaze' dan menargetkan basis militer Amerika. Kelompok syiah yang menyebut diri mereka sebagai Islamic Front for Iraqi Resistance mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Dailysabah.com melaporkan bahwa terdapat pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika di dekat Bandara Internasional Irbil di daerah yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) di Irak utara. Serangan roket sering kali menargetkan kehadiran Amerika di Baghdad termasuk Kedutaan Besar Amerika serta konvoi yang mengangkut material untuk koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Pada masa pemerintahan Donald Trump, Amerika menyalahkan kelompok yang didukung Iran atas serangan tersebut. Ketegangan semakin meningkat setelah serangan pesawat tak berawak yang diarahkan oleh Washington menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani dan pemimpin milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis tahun lalu. Trump menyatakan bahwa kematian seorang kontraktor sipil Amerika Serikat menjadi garis merah yang memicu eskalasi di Irak. Pembunuhan seorang kontraktor sipil Amerika dalam serangan roket di Kirkuk pada Desember 2019 memicu pertempuran sengit di wilayah Irak yang membawa negara tersebut ke ambang perang proksi.

Jumlah pasukan Amerika di Irak telah dikurangi secara signifikan menjadi 2.500 personel. Saat ini mereka tidak lagi terlibat dalam misi tempur bersama pasukan Irak dalam operasi melawan kelompok Daesh.