Mahasiswa Gelar Demo Menuntut Pencopotan Kakanwil Bea Cukai Terkait STS Muara Jawa yang Dianggap Ilegal

Ratusan mahasiswa dari PMII melakukan aksi protes di Kantor Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim), Balikpapan untuk menolak kebijakan Ship to Ship (STS) ekspor batu bara di Muara Jawa yang dianggap melanggar aturan. PMII mengajukan  tiga tuntutan di antaranya meminta STS Muara Jawa dihentikan, menindak pelaku yang ikut dalam kegiatan ilegal, dan mencopot Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim jika terbukti terlibat dalam kegiatan ilegal. Namun, Kepala Kanwil Bea Cukai Kalbagtim, Kusuma Santi Wahyuningsih menyatakan bahwa mereka sudah bertindak sesuai dengan aturan negara

Mahasiswa Gelar Demo Menuntut Pencopotan Kakanwil Bea Cukai Terkait STS Muara Jawa yang Dianggap Ilegal

balikpapantv.co.id- Kantor Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Balikpapan Kota menjadi lokasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi protes. 

Aksi demo ini dilakukan untuk memprotes kebijakan Ship to Ship (STS) aktivitas ekspor batu bara di Muara Jawa yang dianggap bertentangan dengan aturan dimana sudah ada STS existing di Muara Berau. Menurut Koordinator Aksi, Hijir Ismail Aziz, dalam satu kawasan pabean hanya diperbolehkan satu STS yang beroperasi. 

Hal inilah yang membuat mahasiswa PMII menanyakan mengapa STS Muara Jawa tetap diberikan izin operasi oleh Kemenhub, meskipun aturannya hanya memperbolehkan satu kesatuan STS.

"Di Permenhub hanya boleh satu STS. Juga terkait dengan izin lingkungan yang ada, seharusnya untuk kawasan STS tersebut lokasi STS harus ada izin lingkunganya, karena yang kita ketahui bersama yang lewat di situ adalah kapal-kapal yang memuat batu bara. Artinya ada limbah, harusnya punya biaya rehabilitasi, jika memang memang STS Muara Jawa itu sah, harusnya aman beberapa eksportir memberikan biaya rehabilitasi,” tuturnya.

Aksi protes yang dilakukan oleh mahasiswa PMII di Kantor Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) juga menuntut tiga hal, salah satunya adalah mencopot Kakanwil Bea Cukai Kalbagtim.

"Ship to Ship transfer di Muara Jawa dan Muara Berau sudah ada keputusan Kementerian Perhubungan. Jadi kami menjalankan keputusan yang sudah ada. Masalah eksportir memilih STS Muara Jawa atau STS Berau itu jauh dari wewenang Bea Cukai, itu terserah eksportirnya. Kan ini mekanisme pasar, siapa yang dirasa murah pasti mereka ke arah situ. Namun apa yang disampaikan mahasiswa akan kami teruskan," ikata Kusuma Santi.