KPU Publikasikan Real Count, Inilah Calon Anggota DPD Dapil Kaltim dengan Suara Terbanyak Sementara

Saat ini, KPU terus melakukan real count Pemilu 2024 dari 64,44% TPS. Calon DPD dari Dapil Kaltim, Sinta Rosma Yenti, memimpin dengan jumlah suara terbanyak dalam perolehan suara sementara dengan 102.339 suara atau 11,84% pada Minggu (18/02) pukul 23.45 WITA. Beberapa wilayah yang termasuk dalam lumbung suara calon DPD Kaltim bernomor urut 16 pada Pemilu 2024 adalah Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser.

KPU Publikasikan Real Count, Inilah Calon Anggota DPD Dapil Kaltim dengan Suara Terbanyak Sementara

balikpapantv.co.id- KPU terus melakukan real count Pemilu 2024 yang berasal dari 64,44% TPS. Saat ini, calon DPD dari Dapil Kaltim, Sinta Rosma Yenti menjadi yang tertinggi dalam perolehan suara sementara dengan 102.339 suara atau 11,84% hingga Minggu (18/02) pukul 23.45 WITA. Beberapa wilayah menjadi lumbung suara calon DPD Kaltim bernomor urut 16 di Pemilu 2024, termasuk Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser. Di Balikpapan, Sinta Rosma Yenti telah mengantongi 21.802 suara dan bersaing ketat dengan Rendi Siswo Ismail dan Naspi Arsyad.

Calon senator DPD Kaltim, Sinta Rosma Yenti, memperoleh jumlah suara yang jauh lebih banyak daripada calon lainnya yang berlaga di Kabupaten Paser pada Pemilu 2024. Berikut adalah data real count perolehan suara calon anggota DPR Pemilu 2024 dari dapil Kaltim yang masuk dalam daftar 10 besar terbanyak berdasarkan jumlah suara sementara dari situs pemilu 2024.kpu.go.id.

1.Sinta Rosma Yanti 102.339 suara

2. Andi Sofyan Hasdam 72.722 suara

3. Aji Mirni Mawarni 72.138 suara

4. Yulianus Henock Sumual 68.412 suara

5. Emir Moeis 51.316 suara

6. Bambang Susilo 44.359 suara

7. Naspi Arsyad 46.093 suara 

8. Zainal Arifin 54.501 suara

9. Muhammad Fathur Rahman Al Kutai 44.406 suara

10. Habib Ahmad Bahasyim 40.729 suara

KPU mempublikasikan Form Model C/D Hasil untuk mempermudah akses informasi publik hasil penghitungan suara di TPS.

"Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," demikian bunyi disclaimer yang disampaikan KPU dalam situs pemilu2024.kpu.go.id.