Kota Balikpapan, Masih Tergolong Rendah Dalam Tingkat Kemiskinan

Data BPS menunjukkan bahwa pada tahun 2022, terdapat sekitar 15.800 jiwa yang hidup di bawah garis kemiskinan, atau sekitar 2,45%. Namun, pada tahun 2023, jumlah penduduk miskin di Balikpapan menurun menjadi sekitar 14.990 jiwa, atau sekitar 2,31%. Jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di provinsi lain, data BPS menunjukkan bahwa kota Balikpapan memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah.

Kota Balikpapan, Masih Tergolong Rendah Dalam Tingkat Kemiskinan
Untuk kota Balikpapan sendiri pada tahun 2023 garis kemiskinannya tercatat sebesar 743.000 rupiah perkapita perbulannya

balikpapantv.co.id, Balikpapan- Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan telah mencatat adanya penurunan jumlah penduduk miskin di kota ini. Data BPS menunjukkan bahwa pada tahun 2022, terdapat sekitar 15.800 jiwa yang hidup di bawah garis kemiskinan, atau sekitar 2,45%. Namun, pada tahun 2023, jumlah penduduk miskin di Balikpapan menurun menjadi sekitar 14.990 jiwa, atau sekitar 2,31%.

Jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di provinsi lain, data BPS menunjukkan bahwa kota Balikpapan memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah. Pada tahun 2023, tingkat kemiskinan di Kalimantan Timur mencapai 6,11%, sementara di Balikpapan hanya sekitar 2,31%. Sementara itu, secara nasional, tingkat kemiskinan mencapai 9,36%. Dari data tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa persentase kemiskinan di Balikpapan masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Marinda Dama Prianto, seseorang dapat dikategorikan sebagai miskin jika ia berada di bawah garis kemiskinan. Definisi garis kemiskinan menurut konsep BPS mencerminkan nilai pengeluaran minimum untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan.

“Untuk kota Balikpapan sendiri pada tahun 2023 garis kemiskinannya tercatat sebesar 743.000 rupiah perkapita perbulannya” ucap Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Marinda Dama Prianto

Dari data tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa persentase kemiskinan di Balikpapan masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di tingkat provinsi maupun nasional. Hal ini dapat diartikan sebagai hasil dari upaya pemerintah setempat dalam pengentasan kemiskinan. Meski sudah termasuk rendah, upaya pengentasan kemiskinan di Balikpapan harus tetap dilakukan. Dalam hal ini, pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat terus menggalakkan program-program yang dapat membantu masyarakat lepas dari jerat kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.