Kerap Antri Panjang, Warga keluhkan Pengisian BBM di SPBU

Kepala pengawas SPBU kilo meter 4 Soekarno Hatta mengatakan antrian terjadi dapat disebabkan BBM jenis pertalite pembeliannya dibatasi. Jika sepeda motor hanya diperbolehkan mengisi maksimal 8 liter perhari, sementara mobil diperkenankan mengisi penuh 1 kali tangki kendaraan atau 1 kali kunjungan ke SPBU.  "Karena Produk Pertalite dibatasi pembeliannya karena maraknya pengisian pengetap dan untuk stock kami sediakan terus sampe akhir tahun"

Kerap Antri Panjang, Warga keluhkan Pengisian BBM di SPBU
Kepala Pengawas Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gunung Malang, Tontowi mengatakan meskipun antiran Panjang pihak menajemen SPBU tetap melayani kendaraan roda 2 dan 4.

balikpapantv.co.id, Balikpapan– Kota Balikpapan disebut Sebagai Kota Minyak, namun mirisnya warga yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kerap mengantri. Bahkan nyaris seluruh SPBU di Kota Balikpapan mengalami hal serupa. 
Seperti yang terjadi di SPBU kawasan Gunung Malang dan SPBU Kilo meter 4 Balikpapan Soekarno Hatta kota Balikpapan. Suasana antrian kendaraan roda dua dan empat memanjang hingga 50 meter hingga ke badan jalan. Hal ini terjadi di karenakan banyaknya kendaraan roda dua atau roda empat yang mengatri untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite maupun Pertamax dan pada Jum'at, (8/12/23) pagi.
Herman salah seorang warga Kota Balikpapan, mengaku rela mengantri untuk mengisi BBM jenis pertalite, karena  lebih murah dibanding Pertamax. Diketahui harga pertaline 10 ribu rupiah per liter sedangkan pertamax 13 ribu 600 rupiah per liternya. Atau selisih 3 ribu 600 rupiah per liter.
"Saya lebih memilih memakai Pertalite dikarenakan lebih murah juga" ucap Herman.
Hal serupa juga dirasakan oleh Ali warga kota Balikpapan pasalnya rela mengantri sekitar 30 menit untuk mengisi sepeda motormya untuk menggunakan pertalite. 
Sementara itu Kepala Pengawas Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gunung Malang, Tontowi mengatakan meskipun antiran Panjang pihak menajemen SPBU tetap melayani kendaraan roda 2 dan 4. Dimana ketersediaan alat mesin pengisian BBM seluruhnya berjumlah 6. Diantaranya 2 mensin pengisian roda 2 dan 4 mesin pengisian roda 4 baik BBM pertalite maupun pertamax. 
"Kemungkinan dikarenakan SPBU lain tidak melayani BBM pertalite, sehingga pembeli banyak yang mendatangi SPBU ini dan apabila stok pertalite disini habis, pembeli akan memadati SPBU lain yang menyediakan Pertalite.
Sedangkan kepala pengawas SPBU kilo meter 4 Soekarno Hatta mengatakan antrian terjadi dapat disebabkan BBM jenis pertalite pembeliannya dibatasi. Jika sepeda motor hanya diperbolehkan mengisi maksimal 8 liter perhari, sementara mobil diperkenankan mengisi penuh 1 kali tangki kendaraan atau 1 kali kunjungan ke SPBU. 
"Karena Produk Pertalite dibatasi pembeliannya karena maraknya pengisian pengetap dan untuk stock kami sediakan terus sampe akhir tahun" ucap Angga ".