Keciduk Jual Sabu, Cowok Agak Tambun Ajak Balapan Lari Polisi,Si Cowok Tambun Kalah Balapan Lari, Ketangkap Dah Tuh…

Pada hari Jumat, 16 Februari 2204, petugas menangkap pelaku RM setelah ia mencoba untuk kabur dari kepolisian. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan narkoba jenis sabu dengan berat 11,34 gram, terdiri dari 29 poket dalam 1 lembar plastik klip dan terletak di dalam genggaman tangan kanan pelaku. 

Keciduk Jual Sabu, Cowok Agak Tambun Ajak Balapan Lari Polisi,Si Cowok Tambun Kalah Balapan Lari, Ketangkap Dah Tuh…

balikpapantv.co.id,SAMARINDA- Sebuah operasi Satreskoba Polresta Samarinda berhasil menangkap seorang pria diduga sebagai bandar narkoba, RM (21 tahun), di Jl Lambung Mangkurat Gang Masjid Kelurahan Sungai Pinang. Kapolres Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, menyatakan bahwa kepolisian berhasil mengungkap peredaran narkoba di daerah tersebut setelah mendapatkan informasi tentang kerap terjadinya transaksi narkoba di area tersebut. Pada hari Jumat, 16 Februari 2204, pelaku RM ditangkap oleh petugas setelah sempat melarikan diri dari kepolisian. Setelah digeledah, polisi menemukan narkoba di tangan pelaku.

Dalam penangkapan tersebut, Polisi berhasil menyita narkoba jenis sabu yang berada dalam genggaman tangan kanan pelaku RM, seberat 11,34 gram dan terdiri dari 29 poket dalam 1 lembar plastik klip. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti narkoba lainnya yang tersimpan di dalam kantong celana depan sebelah kanan yang dikenakan oleh pelaku, seberat 4,75 gram dan terdiri dari 13 poket sabu dalam 1 lembar plastik klip.

"Setelah dilakukan interogasi, polisi juga didapat keterangan dari pelaku RM bahwa masih ada barang bukti lain yang terselip pada kayu rumah kosong yang beralamat di Jl.Gatot Subroto. Setelah menuju alamat tersebut, benar bahwa terdapat barang bukti lain berupa 1 poket sabu seberat 0,37 gram," ujar Ary Fadli.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.