Jaringan Baru PLN Tembus Wilayah Kapuas Hulu Kalbar, Ribuan Warga Nikmati Listrik 24 Jam

Melalui pembangunan JTR sepanjang 17,02 km, JTM 71,15 km, dan 8 gardu distribusi berkapasitas total 500 kVA, PLN berhasil menghubungkan kelistrikan di Putussibau. Listrik selama 24 jam telah meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, pendidikan, dan akses informasi masyarakat di 6 desa. PLN berkomitmen meningkatkan akses listrik secara merata di wilayah 3T. General Manager PLN Kalbar berterima kasih kepada Pemkab Kapuas Hulu atas dukungan penyediaan listrik untuk memajukan kesejahteraan di lingkungan desa.

Jaringan Baru PLN Tembus Wilayah Kapuas Hulu Kalbar, Ribuan Warga Nikmati Listrik 24 Jam
PLN memastikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat dengan membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang memadai.

balikpapantv.co.id- PLN telah berhasil menghubungkan kelistrikan Putussibau dengan membangun Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 17,02 km sirkuit (KMS), Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 71,15 KMS dan 8 unit gardu distribusi berkapasitas 500 kVA. Ini memungkinkan ribuan warga di enam desa Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menikmati listrik selama 24 jam nonstop. 

Dalam masa lalu, warga hanya bisa menikmati listrik selama 12 jam dan mengandalkan genset untuk penerangan menjadikan aktivitas sehari-hari sangat terbatas. Kepala Desa Sungai Uluk Palin Petrus Dawin sangat bersyukur dengan hadirnya listrik 24 jam, sedangkan Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengapresiasi upaya PLN dan berharap penambahan listrik ini mampu meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, pendidikan, serta memudahkan akses informasi bagi masyarakat.

"Saya sampaikan terima kasih kepada PLN atas sinergi yang baik dalam memenuhi hak warga negara, yakni pemenuhan kebutuhan penerangan akan listrik. Semoga dengan masuknya listrik ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Fransiskus.

PLN memastikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat dengan membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang memadai. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa listrik kini menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat dan PLN terus berupaya meningkatkan akses listrik secara merata di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). 

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Joice Lanny Wantania, menjelaskan bahwa penyalaan listrik selama 24 jam di enam desa Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat didukung oleh sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan seperti Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 17,02 km sirkuit (KMS), Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 71,15 KMS, serta 8 unit gardu distribusi dengan kapasitas total 500 kVA yang terhubung dengan sistem kelistrikan Putussibau.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu atas dukungan dan kerja samanya dalam proses penyalaan listrik desa ini. Semoga aktivitas masyarakat akan semakin produktif dan mampu memajukan kesejahteraan di lingkungan desa," kata Joice.