Investor Asing Mendapatkan Kemudahan Golden Visa di IKN dengan Syarat Minimal Investasi Terbaru

Kementerian Hukum dan HAM akan mempercepat penerbitan golden visa untuk investor asing yang ingin menanamkan modal di IKN dengan menurunkan persyaratan penanaman modal minimal dari 25 juta dollar Amerika Serikat menjadi 5 juta dollar Amerika Serikat untuk masa tinggal lima tahun dan dari 50 juta dollar Amerika Serikat menjadi 10 juta dollar Amerika Serikat untuk masa tinggal sepuluh tahun.

Investor Asing Mendapatkan Kemudahan Golden Visa di IKN dengan Syarat Minimal Investasi Terbaru

balikpapantv.co.id-Kementerian Hukum dan HAM akan mempermudah penerbitan golden visa untuk investor asing yang ingin menanamkan modal di Ibu Kota Negara (IKN). Persyaratan penanaman modal minimal bagi perusahaan asing untuk IKN telah diturunkan, dari US$ 25 juta menjadi US$ 5 juta untuk masa tinggal selama lima tahun. Kebijakan ini diharapkan akan mendorong investasi untuk masuk ke IKN.

"Sedangkan untuk masa tinggal sepuluh tahun, diturunkan dari US$ 50 juta (Rp 785 miliar) menjadi US$ 10 juta (Rp 157 miliar)," kata Silmy, dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (2/2).

Perusahaan asing yang membuka cabang atau anak perusahaan di Ibu Kota Negara (IKN) tidak diharuskan memenuhi persyaratan nilai penjualan pada perusahaan induknya seperti yang diperlukan untuk cabang atau anak perusahaan di luar IKN. 

Untuk mengajukan visa berindeks E28F, investor dapat mengakses website evisa.imigrasi.go.id dan mengunggah dokumen persyaratan termasuk paspor, pas foto, dan pernyataan komitmen berinvestasi minimal US$ 5 juta untuk lima tahun atau minimal US$ 10 juta untuk 10 tahun. Pada Januari 2024, 62 golden visa telah diterbitkan. Menurut Silmy, kemudahan dalam golden visa adalah bagian dari komitmen Imigrasi dalam memfasilitasi pembangunan masyarakat.

"Kita harapkan masuknya investor asing ini menjadi stimulus perekonomian di IKN dan wilayah sekitarnya," pungkasnya.