Ini Lambang Ibu Kota Nusantara

Logo yang terpilih bertema Pohon Hayat yang didesain oleh Mas Aulia Akbar. Pohon hayat ini pohon kehidupan, dan kita semuanya berharap logo pohon hayat ini akan menginspirasi IKN untuk menciptakan tempat kehidupan baru bagi kita semuanya yang menjadi sumber kehidupan seluruh masyarakat Indonesia nantinya,

Ini Lambang Ibu Kota Nusantara
Lambang pohon hayat ini sendiri adalah hasil pilihan masyarakat dari lima nominasi desain yang telah dimulai sejak 4 April hingga 20 Mei 2023.

balikpapantv.co.id ,BALIKPAPAN- Rabu (30/5) kemarin menjadi hari lahirnya lambang Ibu Kota Nusantara (IKN) lambang ini langsung di umumkan oleh presiden Jokowi. Lambang dengan tema pohon hayat ini merupakan hasil kreatifitas Aulia Akbar (31) yang Peneliti Desain di POT Branding House.

Lambang pohon hayat ini sendiri adalah hasil pilihan masyarakat dari lima anyaman desain yang telah dimulai sejak 4 April hingga 20 Mei 2023.

“Bismillahirrahmanirrahim pada sore hari ini saya luncurkan logo Ibu Kota Negara Nusantara,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden Jokowi himbauan bahwa lambang tersebut merupakan pilihan masyarakat yang berjumlah ratusan ribu pemilih Berdasarkan hasil akhir sayembara pada 20 Mei 2023, jumlah total pemilih mencapai 500.260 yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Sulawesi Selatan.

Jokowi mengharapkan dengan adanya logo baru akan menjadi inspirasi bagi IKN untuk menciptakan sumber kehidupan baru.

“Logo yang terpilih bertema Pohon Hayat yang didesain oleh Mas Aulia Akbar. Pohon hayat ini pohon kehidupan, dan kita semua berharap logo pohon hayat ini akan menginspirasi IKN untuk menciptakan tempat kehidupan baru bagi kita semuanya yang menjadi sumber kehidupan seluruh masyarakat Indonesia nantinya,”ujarnya .

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan kepada Presiden bahwa pemilihan logo baru ini merupakan bentuk partisipasi publik dalam proses persiapan dan pembangunan IKN.

“Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden untuk membangun rasa yang kuat terhadap ibu kota kita Nusantara sebagai refleksi dari sebuah kota yang dibangun secara gotong-royong oleh seluruh masyarakat Indonesia,”ujar Bambang.