Demokrasi Retak Kampus Bergerak,Kritik Dari Dunia Kampus Kembali Muncul

Kampus-kampus seperti UGM, UI, UIN, Universitas Andalas, dan Universitas Hasanuddin menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi demokrasi di Indonesia. DGB UI membacakan seruan kebangsaan Genderang UI Bertalu Kembali untuk memulihkan kondisi demokrasi. Mereka menuntut agar pemilu berlangsung adil dan melawan penindasan atas kebebasan berekspresi. Selain berbicara, protes juga diutarakan dalam bentuk puisi terhadap sepak terjang Presiden Joko Widodo. Kegiatan ini merupakan wujud keprihatinan terhadap kondisi Indonesia yang tidak baik-baik saja.

Demokrasi Retak Kampus Bergerak,Kritik Dari Dunia Kampus Kembali Muncul
DGB UI mengkritik pembangunan yang dilakukan tanpa akal budi dan mengabaikan keberlangsungan kebudayaan masyarakat adat di hutan, sungai, dan pantai.

balikpapantv.co.id,JAKARTA - Kampus-kampus seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia, Universitas Indonesia, Universitas Andalas, dan Universitas Hasanuddin menyuarakan keprihatinan terhadap situasi demokrasi di Indonesia. Dewan Guru Besar Universitas Indonesia membacakan seruan kebangsaan bertajuk Genderang UI Bertalu Kembali di kampus mereka di Depok untuk memulihkan kondisi demokrasi.

 ’’Negeri kami tampak kehilangan kemudi akibat kecurangan dalam perebutan kekuasaan, nihil etika, menggerus keluhuran budaya serta kesejatian bangsa, serta merampas akses keadilan kelompok miskin terhadap hak pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan berbagai kelayakan hidup,” kata Ketua DGB UI Prof Harkristuti Harkrisnowo.

DGB UI mengkritik pembangunan yang dilakukan tanpa akal budi dan mengabaikan keberlangsungan kebudayaan masyarakat adat di hutan, sungai, dan pantai. Mereka khawatir kegentingan saat ini akan menghancurkan masa depan bangsa Indonesia. DGB UI juga mencatat adanya paksaan untuk memilih calon tertentu dalam Pemilu 2024 dan mengajak semua pihak untuk melawan penindasan atas kebebasan berekspresi. Mereka menuntut agar semua ASN, pejabat pemerintah, TNI, dan Polri tidak dipaksa untuk memenangkan salah satu paslon. DGB UI juga mengajak