Bonus Atlet Balikpapan di Ajang Porprov VII/2022,Tahap Dua Tunggu APBD Murni 2022

KONI Balikpapan bersama pengurus kota (pengkot) cabor berkomunikasi kembali dengan pemerintah setempat. Mereka mengusulkan bahwa cabang olahraga yang dikirim mandiri juga harus mendapatkan hak yang setara, sebab mereka juga turut membanggakan Kota Beriman dalam ajang olahraga tersebut.

Bonus Atlet Balikpapan di Ajang Porprov VII/2022,Tahap Dua Tunggu APBD Murni 2022
Ratih mengungkapkan bahwa permintaan anggaran sudah diajukan melalui dana hibah dari KONI Balikpapan. Berdasarkan data yang diberikan, Disporapar Balikpapan menerima alokasi dana sejumlah Rp 520 juta untuk pencairan bonus.

balikpapantv.co.id - Para atlet Balikpapan yang meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VII/2022 Berau telah menerima bonus dari pemerintah daerah setempat sebagai penghargaan atas prestasi mereka. Namun, belum semua atlet menikmati manfaat tersebut. Terdapat beberapa cabang olahraga (cabor) yang dikirim secara mandiri dan belum menerima bonus yang sama seperti cabang-cabang lainnya.

Agar hak mereka dapat terjamin dengan adil, KONI Balikpapan bersama pengurus kota (pengkot) cabor berkomunikasi kembali dengan pemerintah setempat. Mereka mengusulkan bahwa cabang olahraga yang dikirim mandiri juga harus mendapatkan hak yang setara, sebab mereka juga turut membanggakan Kota Beriman dalam ajang olahraga tersebut.

Usulan tersebut akhirnya disetujui oleh Pemkot Balikpapan dan rencananya akan dilaksanakan pada tahun depan melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan. Kepala Disporapar Balikpapan, Cokorda Istri Ratih Kusuma, menyatakan bahwa pihaknya telah membahas hal ini dengan Pemkot Balikpapan.

“Kalau bonus tahap pertama kan sudah selesai. Nah, memang ada tahap kedua nanti untuk atlet yang belum dapat. Tetapi menunggu APBD Murni 2024,” kata dia.

Dalam hal anggaran ini, Ratih mengungkapkan bahwa permintaan anggaran sudah diajukan melalui dana hibah dari KONI Balikpapan. Berdasarkan data yang diberikan, Disporapar Balikpapan menerima alokasi dana sejumlah Rp 520 juta untuk pencairan bonus.

Selain itu, Ratih menambahkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 60 atlet yang belum menerima bonus mereka. Sebelumnya, pembahasan terkait pemberian bonus tahap kedua ini telah dilakukan bersama dengan Pemkot Balikpapan serta sektor-sektor terkait lainnya

“Yang jelas sudah kami upayakan, dengan besaran yang sama untuk seperti sebelumnya untuk peraih medali emas, perak, dan perunggu. Soal target waktu penyerahannya, ya, tunggu penetapan untuk hibah KONI Balikpapan. Juga terkait mekanismenya, nanti melalui pihak KONI, karena SK yang dikeluarkan itu dari KONI Balikpapan,” jelas Ratih.

Mendengar berita tersebut, Ketua KONI Balikpapan, Ridwan Andreas, merasa bersyukur. Ia merasa senang karena usulan mereka akhirnya mendapatkan respons yang sesuai dengan harapan. “Alhamdulillah penyerahan bonus sudah terealisasi. Hanya memang ada yang belum mendapatkan, dan mudah-mudahan akan diberikan pada hibah 2024,” ujarnya.

Di sisi lain, dari segi pribadi, Ketua KONI Balikpapan, Ridwan Andreas, turut berterima kasih untuk perhatian yang diberikan oleh Pemkot Balikpapan. Terutama dalam hal komunikasi, yang menurutnya sudah berjalan dengan baik. Selain itu, KONI Balikpapan juga kerap dilibatkan di beberapa agenda Disporapar Balikpapan. “Terima kasih Pak Wali Kota yang sudah memberikan arahan-arahan pada Disporapar untuk berkolaborasi dengan kami,” tuntasnya.