Bantah Tuduhan Deforestasi Akibat Proyek IKN,Ini Kata Kepala Otorita IKN

Bambang Soehartono selaku Kepala Otorita IKN berharap IKN dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mendorong pemerataan ekonomi dan mencapai Indonesia emas pada tahun 2045. Perencanaan IKN sangat serius dan tidak melibatkan deforestasi atau penggundulan hutan.

Bantah Tuduhan Deforestasi Akibat Proyek IKN,Ini Kata Kepala Otorita IKN
Bahwa perencanaan IKN bukan ecek-ecek. Sangat serius dan bisa menguntungkan

balikpapantv.co.id- IKN sedang dalam pembangunan dengan tiga motor penggerak yang terdiri dari APBN, investor lokal, dan perencanaan yang matang untuk menarik minat investor asing.

Bambang Suhartono, Kepala Otorita IKN, menyatakan bahwa pembangunan IKN masih berjalan sesuai target dan bahkan telah melampaui beberapa target yang telah ditetapkan. Saat ini, pembangunan IKN telah mencapai 71,47 persen pada akhir Januari 2024 dengan investasi total sebesar Rp 47,5 triliun untuk tahap 1 dan sekitar 350 Letter of Intent telah diterima oleh Otorita IKN. Pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara juga telah mencapai progres yang positif, seperti pembangunan istana presiden, lapangan upacara, dan Bendungan Sepaku Semoi yang telah selesai 100 persen. Semua ini disesuaikan dengan target untuk merayakan Upacara 17 Agustus 2024 di IKN.

“Tidak hanya itu, pembangunan IKN juga menunjukkan dampak positif bagi area sekitar sehingga saat ini, pembangunan menjangkau area-area di luar KIPP,” jelas dia. 

IKN dibangun dengan perencanaan yang matang berdasarkan kajian, studi, dan diskusi dengan para ahli di berbagai bidang untuk menciptakan ekosistem yang lengkap yang bisa membuat masyarakat yang tinggal di IKN merasa betah dan nyaman. Bambang mengatakan bahwa pembangunan IKN itu dilakukan agar kota tersebut menjadi liveable and lovable city yang memiliki lebih dari sekadar fasilitas publik atau kantor pemerintah, tapi juga menyediakan tempat bagi UMKM, hangout, stand-up comedy, atau olahraga. Hal ini ditujukan agar kota ini tidak hanya layak huni tetapi juga dicintai oleh masyarakat.

Selain itu, Bambang berharap pembangunan IKN dapat terus berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan, serta dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong pemerataan ekonomi untuk mencapai Indonesia emas pada tahun 2045, seperti yang diinginkan oleh Presiden Jokowi. Bambang menyatakan bahwa ada tiga motor penggerak IKN, yaitu anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Tentunya dalam membangun pemerintah harus menaruh dulu uangnya. Kamu mau bangun dan mengajak yang lainnya. Kamu taruh dulu uangnya," ujarnya. Hal tersebut untuk menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam pembangunan IKN. Bahkan, motor pertama ini sudah bergerak sebelum Otorita IKN dibentuk. "Yang kedua lokal investor," urainya. 

Bahwa perencanaan IKN bukan ecek-ecek. Sangat serius dan bisa menguntungkan," urainya.

Bambang juga membantah tudingan deforestasi atau penggundulan hutan dalam perencanaan IKN. Ia mengatakan bahwa IKN justru merupakan kota pertama yang memiliki peta perubahan iklim dan akan memperkaya keanekaragaman hutan tropis.

"Jadi tudingan deforestasi itu salah, totally wrong," urainya. 

Bambang menjelaskan bahwa saat ini IKN sedang berada pada tahap penjajakan pasar untuk memberikan kepastian bahwa berinvestasi di IKN pasti menguntungkan. Untuk itu, Otorita IKN bekerja sama dengan Kadin untuk membentuk task force IKN yang akan membantu mempromosikan IKN sebagai tempat berinvestasi yang menarik. Selain itu, Otorita IKN juga berkolaborasi dengan kedutaan besar negara lain untuk berbagi dan mengeksplorasi berbagai agenda yang bisa dijalankan di IKN.