Anggaran Rp.7 Miliar Disiapkan Untuk Jaminan Pekerja Rentan di Kota Bontang

Dinas Ketenagakerjaan akan melanjutkan program jaminan untuk pekerja rentan dengan pagu anggaran sebesar Rp 7 miliar, jauh lebih tinggi daripada tahun lalu yang hanya Rp 1,7 miliar. Dalam program tersebut, Pemerintah Kota Bontang telah memberikan bantuan subsidi untuk 34.782 pekerja rentan. Jaminan kecelakaan kerja ditetapkan pada Rp 10.000 per bulan per penerima, sementara jaminan kematian ditetapkan pada Rp 6,8 ribu per bulan per penerima. Pemerintah akan memantau kelayakan penerima subsidi setiap bulan.

Anggaran Rp.7 Miliar Disiapkan Untuk Jaminan Pekerja Rentan di Kota Bontang
Pemerintah Kota Bontang telah memberikan bantuan subsidi kepada 34.782 orang pekerja rentan, yang dipilih berdasarkan basis data melalui nomor induk kependudukan.

balikpapantv.co.id,BONTANG-Program pemberian jaminan kepada pekerja rentan akan dilanjutkan oleh Dinas Ketenagakerjaan pada tahun ini. Pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 7 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan nominal anggaran tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1,7 miliar.

Abdu Safa Muha, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah anggaran untuk program jaminan bagi pekerja rentan disebabkan oleh fakta bahwa tahun lalu anggaran hanya disediakan untuk tiga bulan saja melalui APBD Perubahan, sedangkan tahun ini anggaran akan digunakan untuk pembayaran selama 12 bulan. Oleh karena itu, pagu anggaran tahun ini mencapai Rp 7 miliar, jauh lebih tinggi dari anggaran tahun lalu yang hanya Rp 1,7 miliar.

“Secara nominal pasti bertambah karena hitungannya untuk satu tahun,” kata Safa.

Pemerintah Kota Bontang telah memberikan bantuan subsidi kepada 34.782 orang pekerja rentan, yang dipilih berdasarkan basis data melalui nomor induk kependudukan. Sebelum dipilih sebagai penerima subsidi, tim telah melakukan monitoring. Kategori penerima subsidi termasuk tukang serabutan, buruh setrika, pembantu rumah tangga, pelaku UMKM yang pendapatannya hanya untuk makan, nelayan kecil, peternak, dan petani kecil. 

Penerima subsidi harus sedang bekerja dan bukan merupakan penerima upah di BPJS Ketenagakerjaan. Setiap bulan, setiap penerima subsidi wajib membayar jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp 10.000 dan jaminan kematian sebesar Rp 6,8 ribu. Pagu anggaran untuk jaminan kecelakaan kerja adalah Rp 4,1 miliar, sedangkan jaminan kematian adalah Rp 2,8 miliar.

Pemerintah Kota Bontang akan membayar BPJS Ketenagakerjaan setiap bulan. Evaluasi penerima subsidi akan dilakukan setiap bulan. Jika ada perubahan status, tim akan mengevaluasi apakah penerima subsidi seharusnya tetap menerima subsidi atau tidak.

 “Ada tim yang tugasnya mencermati apakah penerima subsidi jaminan itu layak atau tidak,” pungkasnya.