Ada Udang di Balik Nafsu,Cowok Hampir Jadi Aki-aki Cabuli Dua Bocah ( Anak Kandungnya Lagi )

Seorang pria berusia 44 tahun, berinisial MJ, telah ditangkap oleh Polsek Palaran karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Jalan Trikora pada Selasa, 30 Januari 2024. Pelaku ternyata adalah orang tua kandung korban. Pelaku telah mengakui perbuatannya menyetubuhi korban sebanyak dua kali pada saat korban masih berusia kelas 4 SD dan kelas 2 SMP. 

Ada Udang di Balik Nafsu,Cowok Hampir Jadi Aki-aki Cabuli Dua Bocah ( Anak Kandungnya Lagi )
Pelaku yang merupakan ayah kandung korban telah mengakui perbuatannya menyetubuhi korban sebanyak dua kali saat korban masih berusia kelas 4 SD dan kelas 2 SMP.

balikpapantv.co.id ,SAMARINDA - Pria berinisial MJ yang berusia 44 tahun telah ditangkap oleh Polsek Palaran karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Tim TRC-PPA Kota Samarinda melaporkan tindakan pencabulan tersebut di Jalan Trikora pada Selasa, 30 Januari 2024. Kapolsek Palaran, Kompol Zarma Putra,S.Sos, menjelaskan bahwa dari laporan dan informasi tersebut, tim Reskrim Polsek Palaran langsung mengejar pelaku yang ternyata adalah orang tua kandung korban.

"Sekitar pukul 19.20 wita pada 30 Januari pelaku MJ (44) di amankan yang saat itu sedang berada di dalam rumahnya, kemudian dibawa ke Mako Polsek Palaran beserta barang bukti berupa pakaian yang dikenakan oleh korban saat kejadian pada tanggal 28 Januari 2024," ujar Zarma Putra.

Pelaku yang merupakan ayah kandung korban telah mengakui perbuatannya menyetubuhi korban sebanyak dua kali saat korban masih berusia kelas 4 SD dan kelas 2 SMP. Hal ini diungkapkan Kapolsek Palaran, Zarma Putra, saat pelaku diperiksa di Mako Polsek Palaran. Korban meminta bantuan kepada tim TRC-PPA Samarinda dengan cara mencari nomor telepon TRC-PPA melalui akun Facebook, usai mendapatkan nomor telepon, korban langsung menghubungi dan menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya, setelah disetubuhi oleh ayahnya pada hari Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 WITA.

"Pelaku dapat dijerat dengan undang-undang Perlindungan Anak sesuai Pasal 81 ayat 3 (3) UU RI NO 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang dan bisa diancam dengan hukuman 15 tahun penjara. Di tambah sepertiga hukumannya karena yg melakukannya adalah orang tua kandungnya," terang Kapolsek .