5 Tahun Mangkrak, Bendungan Lawe-Lawe Diusulkan Lanjut Di 2024 

Kegiatan pembangunan bendungan lawe-lawe dihentikan di bulan november tahun 2017 karena keterbatasan anggaran.

5 Tahun Mangkrak, Bendungan Lawe-Lawe Diusulkan Lanjut Di 2024 
Bendungan yang berlokasi di kelurahan lawe-lawe kecamatan penajam itu berdiri diatas lahan kurang lebih 220 hektar.

balikpapantv.co.id, BALIKPAPAN-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan melanjutkan pembangunan bendungan lawe-lawe di kecamatan penajam untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat seiring pemindahan ibu kota negara di daerah tersebut.

“Anggaran pembangunan bendungan lawe-lawe sudah diusulkan di tahun 2024. Nilainya sekitar Rp179 miliar.” kata Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam saat ditemui di kantornya,Jumat.

Kegiatan pembangunan bendungan lawe-lawe dihentikan di bulan november tahun 2017 karena keterbatasan anggaran. Selama lima tahun bendungan di kelurahan lawe-lawe kecamatan penajam tersebut belum difungsikan maksimal, karena progres pekerjaan baru sekitar 85 persen.

Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam menyampaikan anggaran pembangunan bendungan lawe-lawe diusulkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. Dan pembangunannya direncanakan secara bertahap atau menggunakan skema multiyears.

Bendungan yang berlokasi di kelurahan lawe-lawe kecamatan penajam itu berdiri diatas lahan kurang lebih 220 hektar. Dimana status lahan pinjam pakai dari PT. Pertamina (persero).

“Sesuai kesepakatan dengan Pertamina ijin pinjam pakai lahan akan diperpanjang selama lima tahun sekali.” ujar Bupati.

Pengerjaan lanjutan bendungan lawe-lawe menurut Hamdam, bakal difokuskan pada perbaikan bagian-bagian bendungan yang telah dibangun sebelumnya. Kemudian dilanjutkan bagian lain sekaligus fasilitas pendukungnya.

“Semoga bendungan lawe-lawe terealisasi tepat waktu karena kebutuhan air bersih akan mengalami peningkatan seiring pembangunan IKN Nusantara.” ungkap Bupati Hamdam.